🧬 Gizi Pada Obesitas

Obesitas (kegemukan) adalah kondisi kelebihan berat badan akibat penumpukan lemak tubuh yang melebihi batas normal. Keadaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan serius.


⚖️ Kriteria Indeks Massa Tubuh (IMT)

Untuk menilai status gizi seseorang, digunakan rumus:

IMT = Berat badan (kg) / [Tinggi badan (m)]²

KategoriNilai IMT
Kurang< 18,5
Normal18,5 – 22,9
Lebih23 – 24,9
Gemuk (Obesitas)≥ 25

 

🧠 Penyebab Obesitas

Faktor genetik (keturunan)

Ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi

Kurangnya aktivitas fisik


❤️ Dampak Kesehatan Akibat Obesitas

Penyakit jantung dan pembuluh darah (termasuk stroke)

Diabetes melitus (kencing manis)

Hipertensi (tekanan darah tinggi)

Kolesterol tinggi

Gangguan sendi dan tulang

Penyakit ginjal

Batu empedu

Beberapa jenis kanker

Penurunan kesuburan


💫 Dampak terhadap Penampilan dan Psikologis

Penampilan kurang menarik

Menurunnya rasa percaya diri

Pergerakan menjadi lamban atau tidak gesit


🥗 Penatalaksanaan Gizi

Diet rendah kalori seimbang, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh

Aktivitas fisik teratur minimal 30 menit per hari

Terapi medis atau farmakologis, bila diet dan olahraga belum cukup efektif


🍽️ Anjuran Pola Makan Sehat

Makan teratur sesuai kebutuhan energi dan waktu makan

Batasi makanan berlemak, gurih, manis, dan tinggi garam

Perbanyak konsumsi sayuran dan buah segar

Lakukan olahraga secara rutin


Makanan yang Dianjurkan

Karbohidrat kompleks: oatmeal, gandum utuh, nasi merah, ubi, singkong

Protein rendah lemak: ikan, ayam tanpa kulit, putih telur, daging tanpa lemak, tahu, tempe

Sayur dan buah tinggi serat


⚠️ Makanan yang Perlu Dibatasi

Karbohidrat sederhana (gula, sirup, soft drink, tepung olahan)

Makanan olahan dan diawetkan

Gorengan, santan, mentega, margarin, dan lemak hewani


🔥 Cara Pengolahan yang Dianjurkan

Kukus, tim, panggang, tumis ringan, atau ungkep

Gunakan minyak sehat seperti minyak jagung, kedelai, atau kacang — dalam jumlah terbatas


📞 Informasi Lebih Lanjut

Untuk konsultasi gizi dan pemeriksaan lebih lanjut, silakan hubungi:
📍 RS Pluit – Klinik Gizi dan Dietetik
📞 021–29228000 ext. 18011

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Obesitas (Kegemukan) adalah kelebihan berat badan bila dibandingkan dengan berat badan normal sesuai tinggi badan (kriteria Indeks Massa Tubuh) atau kelebihan massa lemak tubuh, yang dapat menyebabkan meningkatnya risiko gangguan kesehatan.

Cara menentukan kegemukan berdasarkan kriteria Indeks Massa Tubuh (IMT) :
1. Ukurlah tinggi badan dan berat badan
2. Hitung Indeks Massa Tubuh (IMT) yaitu :
           IMT = Berat badan (kg) / Tinggi badan (m )
3. Kriteria Indeks Massa Tubuh (IMT)
    Kurang   : < 18,5
    Normal   : 18,5 - 22,9
    Lebih      : 23 - 24,9
    Gemuk   : ≥ 25


Penyebab Kegemukan
1. Faktor keturunan (genetik)
2. Ketidakseimbangan antara asupan dengan penggunaan energi
3. Kurang aktivitas


Dampak Kegemukan bagi Kesehatan
1. Penyakit jantung dan pembuluh darah (stroke)
2. Kencing manis
3. Tekanan darah tinggi
4. Kolesterol tinggi
5. Sendi dan tulang
6. Penyakit ginjal
7. Batu kantung empedu
8. Kanker
9. Penurunan kesuburan


Dampak Kegemukan bagi Estetika
1. Penampilan kurang menarik
2. Tidak percaya diri
3. Gerak tidak gesit (lamban)

Penatalaksanaan Gizi
-  Dengan diet rendah kalori seimbang diharapkan berat badan turun mencapai berat badan normal / ideal
-  Olahraga
-  Bila usaha tersebut tidak berhasil, dapat dibantu dengan obat-obatan  

Anjuran
1. Makanlah secara teratur sesuai jumlah, jenis dan pembagian waktu makan
2. Batasi asupan makanan yang berlemak, gurih, manis dan asin
3. Makanlah banyak sayuran dan buah
4. Olahraga secara teratur


Bahan Makanan yang Boleh Dikonsumsi

  1. Karbohidrat kompleks (havermuth,gandum, nasi merah, kentang, ubi, singkong)
  2. Protein hewani (ikan, ayam tanpa kulit, putih telur, daging tanpa lemak) dan protein nabati (kacang-kacangan dan hasil olahannya)
  3. Sayuran dan buah serat tinggi


Bahan Makanan yang Dibatasi
1. Karbohidrat sederhana (gula, sirup, softdrinks, tepung - tepungan dan hasil olahannya)
2. Makanan yang diawetkan
3. Gorengan, mentega, margarin, susu full cream, santan dan lemak hewani


Cara Pengolahan Makanan yang Dianjurkan
1. Tim, kukus, ungkep, tumis, panggang
2. Gunakan minyak jagung, minyak kedelai, minyak kacang tanah dalam jumlah terbatas

Asupan makan harus memenuhi kebutuhan individu, disesuaikan dengan status gizi, aktivitas, jenis dan derajat penyakit, penyakit penyerta dan komplikasinya.
 

Untuk INFORMASI lebih lanjut, silahkan hubungi 021- 29228000 Ext. 18011