Obesitas (kegemukan) adalah kondisi kelebihan berat badan akibat penumpukan lemak tubuh yang melebihi batas normal. Keadaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan serius.
Untuk menilai status gizi seseorang, digunakan rumus:
IMT = Berat badan (kg) / [Tinggi badan (m)]²
| Kategori | Nilai IMT |
|---|---|
| Kurang | < 18,5 |
| Normal | 18,5 – 22,9 |
| Lebih | 23 – 24,9 |
| Gemuk (Obesitas) | ≥ 25 |
Faktor genetik (keturunan)
Ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi
Kurangnya aktivitas fisik
Penyakit jantung dan pembuluh darah (termasuk stroke)
Diabetes melitus (kencing manis)
Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Kolesterol tinggi
Gangguan sendi dan tulang
Penyakit ginjal
Batu empedu
Beberapa jenis kanker
Penurunan kesuburan
Penampilan kurang menarik
Menurunnya rasa percaya diri
Pergerakan menjadi lamban atau tidak gesit
Diet rendah kalori seimbang, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh
Aktivitas fisik teratur minimal 30 menit per hari
Terapi medis atau farmakologis, bila diet dan olahraga belum cukup efektif
Makan teratur sesuai kebutuhan energi dan waktu makan
Batasi makanan berlemak, gurih, manis, dan tinggi garam
Perbanyak konsumsi sayuran dan buah segar
Lakukan olahraga secara rutin
Karbohidrat kompleks: oatmeal, gandum utuh, nasi merah, ubi, singkong
Protein rendah lemak: ikan, ayam tanpa kulit, putih telur, daging tanpa lemak, tahu, tempe
Sayur dan buah tinggi serat
Karbohidrat sederhana (gula, sirup, soft drink, tepung olahan)
Makanan olahan dan diawetkan
Gorengan, santan, mentega, margarin, dan lemak hewani
Kukus, tim, panggang, tumis ringan, atau ungkep
Gunakan minyak sehat seperti minyak jagung, kedelai, atau kacang — dalam jumlah terbatas
Untuk konsultasi gizi dan pemeriksaan lebih lanjut, silakan hubungi:
📍 RS Pluit – Klinik Gizi dan Dietetik
📞 021–29228000 ext. 18011
Obesitas (Kegemukan) adalah kelebihan berat badan bila dibandingkan dengan berat badan normal sesuai tinggi badan (kriteria Indeks Massa Tubuh) atau kelebihan massa lemak tubuh, yang dapat menyebabkan meningkatnya risiko gangguan kesehatan.
Cara menentukan kegemukan berdasarkan kriteria Indeks Massa Tubuh (IMT) :
1. Ukurlah tinggi badan dan berat badan
2. Hitung Indeks Massa Tubuh (IMT) yaitu :
IMT = Berat badan (kg) / Tinggi badan (m )
3. Kriteria Indeks Massa Tubuh (IMT)
Kurang : < 18,5
Normal : 18,5 - 22,9
Lebih : 23 - 24,9
Gemuk : ≥ 25
Penyebab Kegemukan
1. Faktor keturunan (genetik)
2. Ketidakseimbangan antara asupan dengan penggunaan energi
3. Kurang aktivitas
Dampak Kegemukan bagi Kesehatan
1. Penyakit jantung dan pembuluh darah (stroke)
2. Kencing manis
3. Tekanan darah tinggi
4. Kolesterol tinggi
5. Sendi dan tulang
6. Penyakit ginjal
7. Batu kantung empedu
8. Kanker
9. Penurunan kesuburan
Dampak Kegemukan bagi Estetika
1. Penampilan kurang menarik
2. Tidak percaya diri
3. Gerak tidak gesit (lamban)
Penatalaksanaan Gizi
- Dengan diet rendah kalori seimbang diharapkan berat badan turun mencapai berat badan normal / ideal
- Olahraga
- Bila usaha tersebut tidak berhasil, dapat dibantu dengan obat-obatan
Anjuran
1. Makanlah secara teratur sesuai jumlah, jenis dan pembagian waktu makan
2. Batasi asupan makanan yang berlemak, gurih, manis dan asin
3. Makanlah banyak sayuran dan buah
4. Olahraga secara teratur
Bahan Makanan yang Boleh Dikonsumsi
Bahan Makanan yang Dibatasi
1. Karbohidrat sederhana (gula, sirup, softdrinks, tepung - tepungan dan hasil olahannya)
2. Makanan yang diawetkan
3. Gorengan, mentega, margarin, susu full cream, santan dan lemak hewani
Cara Pengolahan Makanan yang Dianjurkan
1. Tim, kukus, ungkep, tumis, panggang
2. Gunakan minyak jagung, minyak kedelai, minyak kacang tanah dalam jumlah terbatas
Asupan makan harus memenuhi kebutuhan individu, disesuaikan dengan status gizi, aktivitas, jenis dan derajat penyakit, penyakit penyerta dan komplikasinya.
Untuk INFORMASI lebih lanjut, silahkan hubungi 021- 29228000 Ext. 18011