CEGAH RESISTENSI TERHADAP ANTIBIOTIK

Apa itu antibiotik?

Antibiotik adalah obat yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Antibiotik merupakan obat keras (golongan G) sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai aturan dapat menyebabkan resistensi antibiotik.

Apa itu resistensi antibiotik?

Resistensi antibiotik adalah kondisi ketika bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik sehingga pengobatan tidak lagi mampu membunuh kuman. Akibatnya diperlukan antibiotik lain yang lebih efektif, yang umumnya lebih mahal dan memiliki risiko efek samping lebih besar.

 

Sebelum menggunakan antibiotik, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Gunakan antibiotik hanya dengan resep dokter, sesuai dosis dan jangka waktu yang telah ditentukan.
  2. Tanyakan kepada dokter mengenai nama obat, kandungan antibiotik, dan manfaatnya.
  3. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menurunkan efektivitas obat sehingga bakteri menjadi resisten.
  4. Demam, pilek, dan diare belum tentu memerlukan antibiotik. Perbanyak istirahat, minum, dan makan makanan bergizi. Bila demam atau sakit lebih dari 3 hari, segera periksa ke dokter.
  5. Jangan membeli antibiotik tanpa resep dokter atau melakukan pengobatan sendiri, karena dapat meningkatkan risiko resistensi.

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  1. Gunakan antibiotik hanya sesuai rekomendasi dokter dan jangan pernah menggunakan antibiotik yang ditentukan oleh orang lain atau membeli sendiri untuk mengobati penyakit tertentu.
  2. Penggunaan antibiotik secara sembarangan tanpa konsultasi dokter akan merugikan kita dan generasi mendatang karena kuman menjadi resisten.

 

Pemakaian Antibiotik yang Benar

  • Minum antibiotik hanya sesuai resep dokter.
  • Antibiotik harus dihabiskan sesuai dengan resep dokter meskipun sudah merasa sembuh.
  • Jangan menyimpan sisa antibiotik untuk digunakan ketika mengalami infeksi di kemudian hari.

 

Obat Harus Sesuai Penyakitnya

  • Antibiotik bukan obat untuk semua penyakit.
  • Antibiotik berbahaya jika digunakan tidak dengan tepat.
  • Percayakan pengobatan kepada dokter.
  • Konsultasikan cara penggunaan obat kepada dokter atau apoteker.
  • Mintalah penjelasan mengenai efek samping obat kepada apoteker.

 

Efek Samping Antibiotik

Resistensi bakteri (bakteri menjadi kebal), mual, muntah, diare, gigi kuning/rusak, dan gangguan pada kulit.

Waspada penggunaan antibiotik pada:

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Bayi dan balita.
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Pasien dengan gangguan hati.
Need help? Chat with Us