EDUKASI PERAWATAN METODE KANGURU PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH

Apa itu Perawatan Metode Kanguru (PMK)?

Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah metode perawatan bayi dengan kontak kulit antara ibu dan bayi (skin to skin contact). Bayi ditempatkan di dada ibu sehingga memperoleh kehangatan alami dari tubuh ibu. Metode ini sangat dianjurkan terutama pada bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).


Tujuan PMK

  • Menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat.
  • Membantu keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
  • Mempererat ikatan (bonding) antara ibu dan bayi.
  • Membantu meningkatkan berat badan bayi.
  • Mengurangi risiko infeksi.
  • Membantu bayi lebih tenang dan tidur lebih nyenyak.

 

Manfaat PMK bagi Bayi

  • Menjaga suhu tubuh tetap stabil.
  • Detak jantung dan pernapasan lebih teratur.
  • Meningkatkan keberhasilan menyusu.
  • Berat badan meningkat lebih cepat.
  • Mengurangi stres pada bayi.
  • Mengurangi risiko hipotermia.
  • Mempercepat proses pemulihan.

 

Manfaat PMK bagi Ibu

  • Meningkatkan produksi ASI.
  • Mempererat hubungan emosional ibu dan bayi.
  • Menambah rasa percaya diri dalam merawat bayi.
  • Membantu ibu lebih mengenali kebutuhan bayi.

 

Kriteria Bayi yang Dapat Dilakukan PMK

PMK dapat dilakukan apabila bayi:

  • Berat badan lahir rendah.
  • Kondisi umum stabil.
  • Dapat bernapas spontan.
  • Tidak memerlukan bantuan napas intensif.
  • Tidak mengalami gangguan berat yang memerlukan perawatan khusus.

 

Persiapan Sebelum PMK

  • Ibu mencuci tangan dengan sabun.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan nyaman.
  • Bayi hanya menggunakan popok, topi, dan kaus kaki bila diperlukan.
  • Pastikan bayi dalam keadaan tenang dan sehat.

 

Cara Melakukan PMK

  1. Letakkan bayi tegak di dada ibu dengan posisi kulit bertemu kulit.
  2. Kepala bayi sedikit menoleh ke salah satu sisi.
  3. Leher bayi sedikit menengadah agar jalan napas terbuka.
  4. Kedua tangan dan kaki bayi dalam posisi seperti katak (frog position).
  5. Tutupi bayi dengan pakaian atau kain khusus PMK hingga hangat.
  6. Pastikan bayi tetap dapat bernapas dengan baik.
  7. Lakukan PMK selama mungkin atau sesuai anjuran tenaga kesehatan.

 

Hal yang Harus Diperhatikan

  • Pastikan wajah bayi selalu terlihat.
  • Hidung dan mulut bayi tidak tertutup kain.
  • Pantau warna kulit dan pernapasan bayi.
  • Bila bayi tampak sesak, kebiruan, tidak mau menyusu, atau suhu tubuh menurun, segera hubungi tenaga kesehatan.

 

PMK Sebaiknya Dihentikan Bila

  • Bayi mengalami kesulitan bernapas.
  • Bayi tampak sangat lemas.
  • Bayi mengalami penurunan kesadaran.
  • Terjadi perubahan warna kulit menjadi kebiruan.
  • Bayi memerlukan tindakan medis segera.
Need help? Chat with Us