Apa itu pemasangan infus?
Pemasangan infus adalah tindakan memasukkan cairan, obat, atau nutrisi ke dalam tubuh melalui pembuluh darah vena menggunakan jarum atau kateter infus sesuai dengan kebutuhan pasien.
Hal-hal yang perlu diperhatikan selama pemasangan infus
- Lapor perawat apabila Anda merasa nyeri, bengkak, kemerahan, atau terasa dingin di sekitar lokasi pemasangan infus.
- Lokasi tusukan harus dipertahankan agar tetap bersih dan kering.
- Terjaga agar area tempat penusukan tidak ditekuk, terutama bila infus dipasang pada daerah persendian (misalnya siku).
- Apabila infus dipasang di tangan, usahakan tangan tidak terlalu banyak bergerak.
- Apabila cairan infus hampir habis, segera beri tahu petugas kesehatan.
- Apabila memakai infus pump atau syringe pump dan alat berbunyi, jangan mematikan alat sendiri. Segera panggil perawat.
Yang harus dilakukan selama pemasangan infus
- Lapor perawat apabila ada tanda dan gejala infeksi, misalnya nyeri, merah, bengkak, atau keluar cairan dari lokasi pemasangan.
- Lokasi tusukan harus dipertahankan dalam waktu 3 × 24 jam, kemudian dilakukan penggantian sesuai indikasi.
- Terjaga agar sampai kering (tidak terkena air) selama perawatan.
- Apabila perawat akan melakukan tindakan lain, informasikan bila terdapat keluhan pada infus.
- Apabila cairan infus hampir habis, segera beri tahu perawat.
Yang harus dihindari selama pemasangan infus
- Jangan melepas atau mencabut infus sendiri.
- Jangan menyentuh atau memegang area pemasangan infus dengan tangan yang tidak bersih.
- Jangan menekuk atau menarik selang infus.
- Jangan menggantung atau meletakkan benda pada selang infus.
- Jangan mengubah posisi atau kecepatan tetesan infus tanpa petunjuk petugas kesehatan.
Risiko yang mungkin terjadi pada pemasangan infus
Risiko yang dapat terjadi akibat pemasangan infus antara lain:
- Nyeri pada daerah pemasangan.
- Pembengkakan.
- Kemerahan.
- Perdarahan ringan.
- Infeksi.
- Cairan infus tidak masuk ke dalam pembuluh darah (infiltrasi).
- Peradangan pembuluh darah (flebitis).
Segera laporkan kepada petugas kesehatan apabila muncul keluhan tersebut.