Pengelolaan Nyeri

Apa itu nyeri?

Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan yang nyata atau berpotensi terjadi. Nyeri dapat bersifat akut (sementara) maupun kronis (berlangsung lama).

Tujuan pengelolaan nyeri

  • Mengurangi intensitas nyeri.
  • Meningkatkan kenyamanan pasien.
  • Membantu mempercepat proses penyembuhan.
  • Memperbaiki kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari.

Cara mengelola nyeri

Terapi non-obat

  1. Atur posisi tubuh agar nyaman.
  2. Lakukan teknik relaksasi dan tarik napas dalam.
  3. Dengarkan musik atau lakukan distraksi (menonton, membaca, berbincang).
  4. Kompres hangat atau dingin sesuai anjuran tenaga kesehatan.
  5. Istirahat yang cukup.
  6. Lakukan latihan ringan sesuai kondisi dan anjuran dokter.

Terapi obat

  • Minum obat sesuai resep dokter.
  • Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa anjuran dokter.
  • Informasikan kepada tenaga kesehatan bila nyeri tidak berkurang atau muncul efek samping obat.

Skala Nyeri (0–10)

  • 0 : Tidak nyeri.
  • 1–3 : Nyeri ringan.
  • 4–6 : Nyeri sedang.
  • 7–9 : Nyeri berat.
  • 10 : Nyeri sangat berat/tidak tertahankan.

Kapan segera menghubungi tenaga kesehatan?

  • Nyeri semakin berat atau tidak membaik setelah minum obat.
  • Nyeri disertai sesak napas, pingsan, atau penurunan kesadaran.
  • Muncul demam tinggi, perdarahan, atau pembengkakan yang semakin besar.
  • Timbul reaksi alergi setelah mengonsumsi obat.
Need help? Chat with Us