Adalah pasien yang berisiko jatuh akibat kondisi fisiologis, jenis penyakit, perubahan perilaku, lingkungan, dan faktor fisiologis yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya jatuh.
Apa saja penyebab jatuh?
- Efek obat-obatan.
- Gangguan keseimbangan.
- Penglihatan kurang baik.
- Lantai licin.
- Penerangan yang kurang.
- Alas kaki yang tidak pas.
- Tirah baring.
Pasien yang mengalami penurunan kesadaran menggunakan Tempur PedicĀ®, menjalani operasi dengan anestesi, dan pasien berisiko malnutrisi diberi stiker kuning.
Bagaimana mencegah pasien jatuh?
- Penjelasan kepada pasien tentang risiko jatuh, orientasi bangsal, dan cara menggunakan bel.
- Pasien tidak boleh ditinggal sendiri saat di kamar mandi atau sedang duduk di toilet.
- Pasien harus didampingi.
- Beritahu petugas kesehatan bila berjalan atau beraktivitas bagi yang mengalami gangguan penglihatan.
- Pasien dengan risiko jatuh akan diprioritaskan untuk mendapatkan tempat tidur.
- Gunakan alas kaki yang tidak licin dan pastikan lingkungan sekitar tempat tidur tetap aman serta bebas dari benda yang dapat menyebabkan tersandung.
- Pasang pagar tempat tidur sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama pada pasien dengan risiko tinggi.
- Segera minta bantuan perawat apabila pasien merasa lemah, pusing, atau membutuhkan bantuan untuk berpindah tempat.
Akibat Dari Jatuh
- Patah tulang.
- Kecacatan.
- Luka yang mengakibatkan sakit.
- Perdarahan.
- Pendarahan pada otak.
- Meninggal.